Ketua DPRD Lampung Dorong Lahirnya Juara Nasional, Ahmad Giri Akbar Tutup Boxing Championship Polresta Bandar Lampung 2026

Bandar Lampung – Ketua DPRD Provinsi Lampung yang juga Ketua PERBATI Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, S.E., M.B.A., menegaskan komitmennya mendorong pembinaan olahraga tinju sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia unggul di Lampung. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri sekaligus menutup Kejuaraan Tinju Amatir Polresta Bandar Lampung Boxing Championship Tahun 2026 di Lapangan Mapolresta Bandar Lampung, Minggu (15/2/2026).

Dalam sambutannya, Ahmad Giri Akbar memberikan apresiasi tinggi kepada Polresta Bandar Lampung selaku penyelenggara yang dinilai sukses menghadirkan kejuaraan kompetitif sekaligus menjadi ruang pembinaan dan pencarian bibit atlet potensial di Provinsi Lampung.

“Kejuaraan ini bukan sekadar ajang pertandingan, tetapi bagian dari proses pembinaan jangka panjang. Dari ring-ring seperti inilah akan lahir atlet yang mampu mengharumkan nama Lampung di tingkat nasional bahkan internasional,” tegasnya.

Selama beberapa hari pelaksanaan, masyarakat disuguhkan pertarungan sengit yang menampilkan teknik, strategi, serta semangat juang tinggi para atlet. Setiap petinju yang naik ke atas ring, menurutnya, tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga nama sasana, daerah, dan harapan keluarga.

Kepada para juara, Ahmad Giri Akbar berpesan agar tidak cepat puas dan terus meningkatkan kualitas latihan. “Prestasi hari ini adalah pijakan untuk melangkah lebih tinggi. Pertahankan disiplin, rendah hati, dan terus berlatih,” ujarnya.

Sementara bagi atlet yang belum meraih kemenangan, ia mengingatkan bahwa kekalahan adalah bagian dari proses pembentukan mental juara. “Petinju hebat lahir dari proses panjang, dari jatuh dan bangkit kembali,” tambahnya.

Enam Medali untuk Lampung di Kancah Nasional

Pada kesempatan tersebut, Ahmad Giri Akbar juga menyampaikan kebanggaannya atas capaian atlet Lampung dalam Kejuaraan Nasional yang digelar PERBATI di Jakarta. Kontingen Lampung berhasil membawa pulang enam medali, terdiri dari tiga emas, dua perak, dan satu perunggu.

Tiga medali emas diraih Nabila, Dira, dan Rico. Dua medali perak dipersembahkan Nadine dan Rasya, sementara satu medali perunggu diraih Erfandi. Raihan tersebut dinilai sebagai bukti bahwa pembinaan tinju di Lampung berada di jalur yang tepat.

“Prestasi ini harus menjadi motivasi bagi seluruh atlet untuk terus berjuang dan membuktikan bahwa Lampung mampu bersaing di tingkat nasional bahkan dunia,” ujarnya.

Sinergi Pemerintah, Aparat, dan Organisasi Olahraga

Acara penutupan turut dihadiri Wakil Kepala Polda Lampung Brigjen Pol Drs. Sumanto, M.Si., jajaran pejabat utama Polda Lampung, perwakilan Wali Kota Eva Dwiana, Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, S.I.K., M.Si., unsur Forkopimda Kota Bandar Lampung, perwakilan KONI Provinsi Lampung, perwakilan PERTINA, serta jajaran pengurus PERBATI Provinsi Lampung.

Penutupan kejuaraan ditandai dengan penyerahan piala, medali, dan penghargaan kepada para juara di setiap kelas pertandingan, dilanjutkan sesi foto bersama atlet dan tamu undangan.

Kejuaraan tinju amatir ini diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan organisasi olahraga dalam membangun ekosistem pembinaan atlet yang berkelanjutan.

DPRD Lampung, melalui kepemimpinan Ahmad Giri Akbar, menegaskan bahwa olahraga bukan hanya soal prestasi, tetapi juga sarana membentuk karakter generasi muda yang disiplin, tangguh, dan berdaya saing tinggi demi masa depan Lampung yang lebih maju. (Red/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *