Peringati Hari Kanker Sedunia, YKI Lampung Perkuat Gerakan Deteksi Dini Kanker Paru

BANDAR LAMPUNG – Memperingati Hari Kanker Sedunia 2026, Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Provinsi Lampung melakukan langkah strategis untuk memperkuat gerakan deteksi dini kanker di Bumi Ruwa Jurai. Melalui kolaborasi multipihak yang melibatkan sektor swasta, pemerintah, dan tenaga medis, YKI Lampung berkomitmen menekan angka kematian akibat kanker, khususnya kanker paru yang saat ini menjadi salah satu ancaman kesehatan paling mematikan bagi masyarakat Indonesia.

Perwakilan YKI Provinsi Lampung, dr. Zamzanariah, menjelaskan bahwa peringatan tahun ini menjadi momentum krusial karena tren kasus kanker terus menunjukkan peningkatan yang signifikan. Menurutnya, kanker telah menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia setelah penyakit jantung, sehingga diperlukan tindakan luar biasa untuk memutus rantai keterlambatan diagnosa yang sering dialami pasien. Dalam sambutannya di Hotel Emersia, Sabtu (14/2), ia menegaskan bahwa persoalan ini adalah tanggung jawab kolektif.

“Kanker tidak bisa dilawan satu atau dua lini saja. Pemerintah, tenaga kesehatan, organisasi sosial, swasta, hingga masyarakat harus bahu-membahu,” tegas dr. Zamzanariah.

YKI Lampung tidak bergerak sendiri; mereka menggandeng PT Sinergi Global Alkesindo yang menghadirkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk skrining paru-paru dengan akurasi tinggi. Di sisi lain, dukungan penuh datang dari RSUD Abdul Moeloek sebagai pusat rujukan utama di Lampung yang siap menindaklanjuti hasil deteksi dini dengan layanan onkologi yang lengkap. Hal ini dilakukan karena fakta lapangan menunjukkan banyak pasien baru mencari bantuan medis saat sel kanker sudah menyebar.

“Sering kali pasien datang dalam kondisi berat dan sudah stadium akhir. Padahal jika ditemukan lebih awal, peluang kesembuhan jauh lebih besar,” pungkas dr. Zamzanariah.

Gerakan ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem kesehatan yang lebih responsif di Lampung, di mana teknologi canggih dan kesadaran masyarakat berjalan beriringan untuk menyelamatkan lebih banyak nyawa. (Red/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *